Tampilkan postingan dengan label Tutorial CSS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial CSS. Tampilkan semua postingan
" BANTU SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE SAYA, AGAR SAYA MEMBUAT VIDEO TUTORIAL SETIAP POSTINGAN BLOG INI DAN MASIH BANYAK LAGI YANG BISA SAYA BAGIKAN UNTUK SOBAT-SOBAT SEKALIAN. TERIMAKASIH SEBELUMNYA "

Selamat Malam buat sahabat setia Kumpulan Tutorial Website sekalian, saya ingin membagikan kepada anda sebuah tutorial HTML\CSS yang tidak kalah menariknya dari postingan saya yang lain . Tutorial kali ini adalah Cara Membuat Menu Navigasi Lengkap dengan Drop Down murni dengan CSS.
Baiklah sebelumnya, saya sebagai admin mengasumsikan bahwa Anda sudah paham HTML dan CSS, dan tentu saja sudah paham menghubungkan antara HTML file dengan CSS, kalau belum saya sarankan lihat postingan saya sebelum postingan ini.
Sebelum anda meneruskan membaca tutorial ini, saya sarankan anda paham mengenai dasar-dasar HTML dan dasar-dasar CSS terlebih dahulu.

1. Membuat kode HTML

Baik , mari kita mulai dengan kode HTML nya, serhubung sekarang jamannya HTML5 maka kita akan pakai HTML5, tenang aja masih saya campur-campur dengan XHTML, nanti mengenai HTML5 akan saya bahas sendiri dilain waktu. Oke untuk strukturnya masih sama kita menggunakan tag <ul> dan <li>.
Berikut kodenya HTML nya .

Sekarang buat sebuah halaman dengan nama "Header.HTML" , lalu copy-kan seluruh code HTML ini kedalamnya .

<html lang="en">
<head>
  <meta charset="utf-8" />
  <title>Drop Down Menu ala Kumpulan Tutorial Website </title>
<link rel=”stylesheet” href=”style.css” type=”text/css”>
<head>
<body>
  <div id="place-nav">
  <ul id="nav">
    <li class="active"><a href="#">Home</a></li>
    <li><a href="#">Artikel</a></li>
    <li><a href="#">About</a></li>
    <li><a href="#">Social</a>
      <ul>
        <li><a href="#">Facebook</a></li>
        <li><a href="#">Google</a>
          <ul>
          <li><a href="#">Google Wave</a></li>
          <li><a href="#">Google Buzz</a></li>
          <li><a href="#">Google Plus</a></li>
          </ul>
        </li>
        <li><a href="#">Twitter</a></li>
      </ul>
    </li>
    <li><a href="#">Portfolio</a></li>
  </ul>
  </div>
</body>
</html>

Berikut sedikit penjelasan tentang kode diatas :

Jika kita perhatikan didalam <li> Social ada menu lagi dan didalamnya lagi tepatnya didalam <li> Google ada menu lagi. Ini kita nanti akan membuat drop down menu dengan 2 level kedalaman.

Nah sekarang langkah selanjutnya, kita ubah list yang biasa itu menjadi menu yang menarik dengan CSS. Seperti ini kode CSS nya, langsung saya tulis semua nanti baru saya terangin:
Buat sebuah halaman dengan nama "Style.CSS" , lalu copy-kan seluruh kode CSS dibawah ini kedalamnya. .
#place-nav {
  width:960px;
  height:35px;
  margin:63px 0 0 0;
}
#nav {
  height:35px;
}
#nav li {
  height:35px;
  float:left;
  display:inline;
  margin:0 5px;
  position:relative;
  font-family: Arial, verdana, serif;
  z-index:1000;
}
#nav li a {
  float:left;
  display:inline;
  height:25px;
  padding:10px 8px 0 8px;
  font-size:12px;
  color:#9e9e9e;
  font-weight:bold;
  text-transform:uppercase;
  text-shadow:0 0 3px #c7c7c7;
}
#nav li:hover a {
  text-decoration:none;
  color:#505050;
}
#place-nav ul ul {
  position:absolute;
  z-index:1200;
  display:none;
  width:186px;
  margin: 0;
  top: 35px;
  left:0;
  background:#1d87ca;
  padding:0 0 2px 0;
}
#place-nav ul li ul li {
  display: inline;
  float: left;
  width:186px;
  height:auto;
  border-bottom:1px solid #085d93;
  float: left;
  padding: 0;
  position:relative;
  margin:0;
}
#place-nav ul ul ul {
  position:absolute;
  z-index:1300;
  display:none;
  width:186px;
  margin: 0;
  top: 0;
  left:183px;
  background:#1c83ce;
  border-left:1px solid #1479c3;
  padding:0;
}
#place-nav ul li ul li ul li {
  display: inline;
  float: left;
  padding: 0;
}
#place-nav #nav li:hover ul li a, #place-nav #nav li:hover ul li a:link, #place-nav #nav li:hover ul li a:visited {
  color:#fff;
  font-size:12px;
  width:170px;
  height:auto;
  text-transform:none;
  border:none;
  background: none;
  padding:9px 8px;
  text-shadow:none;
  margin:0;
  font-weight:lighter;
}
#place-nav #nav li:hover ul li a:hover, #place-nav #nav li ul li a:hover {
  text-decoration:none;
  color:#fff;
  background:#0f74bd;
}
div#place-nav li:hover ul ul,
div#place-nav li li:hover ul ul
{display:none;} div#place-nav li:hover ul,
div#place-nav li li:hover ul
{display:block;}


Jika sudah , sekarang coba anda jalankan pada browser file Header.HTML tadi , lalu lihat hasilnya.
So, sekarang saya akan terangkan bagian-bagian yang terpenting, pertama adalah #nav li disini kita kasih position:relative;, kenapa? karena drop down kita #place-nav ul ul memilki position:absolute;. Sehingga kita harus mendeklarasikan kontainernya agar posisinya pas dibawah tiap menu <li>. Jika kita tidak memberi position:relative; maka browser akan menganggap kontainer nya adalah <body> sehingga drop downnya akan muncul dipojok kiri atas browser.

Berikutnya adalah #nav li:hover a loh kok bukan #nav a:hover li kenapa <li> nya yang dihover? Yap, karena drop down kita berada didalam <li> dan bukan didalam <a> maka apabila kita ingin jejaknya tetap ada ya kita hover di <li> nya. Saya tambahkan z-index:1000 buat jaga-jaga karena biasanya dibawah menu itu biasanya terdapat slideshow javascript dan kebanyakan kasus terutama IE7 posisi dropdown dibawah slideshow, karena itu saya kasih z-index yang agak tinggi biar posisi diatasnya.
Dan karena IE6 hanya kenal hover untuk tag <a> maka kalau anda masih cinta IE6 dan masih ingin mendukungnya mending ke laut aja maka gunakan csshover.htc Peter Nederlof agar bisa jalan di IE6/ .

Oke berikutnya #place-nav ul ul nah ini merupakan drop downnya, karena itu kita beri position:absolute; agar muncul tepat dibawah tiap #nav a:hover li. Jangan lupa untuk kita hilangkan dulu, karena drop downnya baru muncul kalau kita hover jadi awalnya disembunyiin dulu dengan display:none;. Kita atur posisinya agar tepat dibawah menu dengan top:35px; dan left:0;. Pastikan untuk jarak atasnya tidak ada ruang kosong 1 pixel pun karena jika ada ketika mouse kita melewati ruang kosong tersebut maka mouse kita sudah diluar <li> sehingga dropdown akan langsung hilang. Jadi pastikan nilai top lebih kecil atau sama dengan nilai height <li> diatasnya.

Berikutnya #place-nav ul ul ul ini merupakan drop down level ke 2 jadi ya sama kayak sebelumnya, tapi karena dorp down level kedua posisinya agak kekanan dari drop down level 1, maka nilai left kita perbesar tapi juga jangan ada jarak 1 pixel pun.


Nah yang terakhir dan terpenting adalah :


div#place-nav li:hover ul ul,
div#place-nav li li:hover ul ul
{display:none;}
div#place-nav li:hover ul,
div#place-nav li li:hover ul
{display:block;}

Ini merupakan kode css untuk memunculkan drop down dan menghilangkannya. Seperti yang Anda lihat div#place-nav li:hover ul, div#place-nav li li:hover ul ini berarti jika kita menghover <li> maka <ul> berikutnya akan muncul display:block dan <ul> dalamnya (level ke 2) tidak muncul display:none;  baru ketika kita hover <li> level ke dua maka drop down level ke dua akan muncul.
Selamat mencoba, dan jangan lupa share dan komentnya yah.
Terimakasih.
READ MORE
" BANTU SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE SAYA, AGAR SAYA MEMBUAT VIDEO TUTORIAL SETIAP POSTINGAN BLOG INI DAN MASIH BANYAK LAGI YANG BISA SAYA BAGIKAN UNTUK SOBAT-SOBAT SEKALIAN. TERIMAKASIH SEBELUMNYA "

Halo semua sahabat setia Kumpulan Tutorial Website , saya ingin membagikan kepada anda sebuah tutorial CSS yang sangat penting anda kuasai dalam pembuatan website yang dinamis dan cantik untuk dilihat. Seperti yang kita tahu, dalam mendesign website, kita amatlah membutuhkan Code CSS , tanpa CSS , Website yang kita buat seakan-akan tidak berwarna atau tidak berseni sama sekali. Jadi dapat kita simpulkan bahwa tutorial CSS kali ini sangatlah berguna bagi kita semua terutama bagi para pemula . Oke langsung saja .

Syntax / kalimat CSS terdiri dari beberapa set peraturan yang memiliki: 1 selector, 1 property, 1 value .
Adapun format penulisan kalimat CSS :

selector { property: value }

Selector itu untuk menunjukkan bagian mana yang hendak diatur / diformat.
Property untuk menunjukkan, bagian (properti) dari selector yang hendak diatur.
Value adalah nilai dari pengaturannya.

Contoh Syntax:


h1 { color: red }


Dari contoh di atas dapat kita simpulkan atau kita lihat bahwa :
Selector: h1
Property: color
Value: red
Kalau diterjemahkan ke kalimat bahasa Indonesia kira-kira begini: Mengatur color dari h1 ke warna merah (red).

Pengelompokan Selectors


Anda dapat menulis satu kode CSS untuk berbagai macam selector dengan cara menggunakan koma. Misalkan anda mau mengatur agar tag h1, h2 dan h3 semua menggunakan warna merah, maka kode CSS nya menjadi:

h1,h2,h3 { color: red }

Perhatikan penulisan h1,h2,h3 yang dipisahkan oleh koma.

Penggunaan Banyak Properties


Untuk mengatur lebih dari satu properties gunakan pemisah titik koma ( ; ).
Contoh:
h1,h2,h3 {color:red; font-family:arial; font-size:150%;}

Pada contoh di atas, tag h1, h2 dan h3 di atur agar menggunakan warna merah, dengan type font arial, dan ukuran font 150%.

Cara Penulisan Yang Baik


Sangat disarankan untuk menulis kode CSS menggunakan beberapa baris dimana pengaturan property dan values nya di indent. Hal ini bertujuan agar terlihat rapi.
h1,h2,h3 {
color:red;
font-family:arial;
font-size:150%;
}

Sekarang anda sudah mengerti aturan dasar penulisan kalimat CSS. Pelajaran berikutnya akan mengajarkan anda mengaplikasikan kode CSS ke halaman website.

CSS Comment


Kenapa kita perluh belajar membuat comment dalam CSS ? alasannya karena kadang kala, ada baiknya anda menuliskan komentar ke dalam kode CSS anda untuk memberi catatan pengingat.
Anda bisa menggunakan syntax pembuka /* dan penutup */ untuk menuliskan komentar. Segala teks yang berada di antara tag /* dan */ tidak akan dibaca sebagai kode, tapi hanya sebagai catatan untuk diri anda.

/* Tulis komentar anda di sini */
p
{
text-align: justify;
/* Tulis komentar anda di sini */
color: blue;
font-family: arial;
}


INPLEMNTASI CSS

Ada 4 cara memasang kode CSS ke dalam kode HTML / halaman web, yaitu:
  • Inline CSS
  • Embed atau memasang kode css ke dalam bagian <head>
  • Pada link ke external CSS
  • Import CSS file
Penasaran ? ,, Mari kita bahas satu per satu :

1. Inline CSS
Kode CSS dituliskan langsung ke dalam tag HTML yang ingin di format. Penulisan cara ini tidak memerlukan penulisan selector dalam kode CSS.
Cara ini sebaiknya hanya digunakan jika anda mau memformat suatu elemen satu kali saja.
Contoh:

<P style=”color:blue”>
Isi paragraf.
</p>

Pada contoh di atas, elemen paragraf <P> di format agar tulisannya menggunakan warna biru. Elemen paragraf lain, tidak akan menggunakan warna biru, karena format ini hanya berlaku pada elemen paragraf yang ditentukan kode CSS nya.
Penulisan CSS dengan cara ini di mulai dengan kata style: lalu di ikuti dengan syntax property: value.

2. Embedded CSS

Anda bisa juga menempelkan kode CSS di antara tag <head> dan </head>. Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag <style> dan diakhiri dengan tag </style>. Kode CSS-nya diletakkan pada halaman yang sama dengan yang ingin diformat.
Contoh:
<head>
<style type="text/css" media=screen>
p {color:blue;}
</style>
</head>

Dalam contoh di atas semua elemen <P> dalam halaman web tersebut akan diformat  menggunakan font berwarna biru.

3. External CSS

Kode CSS external di tulis dalam satu file terpisah yang disimpan dengan akhiran .css atau ekstensi .css . Anda lalu perlu memanggil file CSS tersebut ke dalam semua halaman web yang anda buat. Dengan cara ini, anda hanya perlu memiliki satu set kode CSS yang digunakan untuk semua halaman web anda. Jadi ada dua langkah dalam pengimplementasian CSS dengan cara ini.
Contoh:
  1. Anda membuat satu file dengan notepad atau teks editor lain, dan berinama, misalkan: style.css, lalu tuliskan kode-kode css di dalam file tersebut.
p {font-family: arial; font-size: small;} h1 {color: red; }
  1. Langkah kedua adalah memanggil file style.css dari semua halaman web. Caranya dengan memasukkan kode di bawah ini, di antara tag <head> dan </head>

<head>
<link rel=”stylesheet” href=”style.css” type=”text/css”>
</head>

4. Import CSS
Anda bisa juga meng-import CSS ke dalam suatu halaman website menggunakan tag import.
Contoh:

@import "style.css";

atau
@import url("style.css");


Penggunaan Lebih dari Satu Kode CSS
Apabila ada lebih dari satu kode CSS untuk satu elemen, maka yang akan digunakan adalah kode yang lebih spesifik.
Misalkan dalam satu halaman web, menggunakan eksternal style sheet untuk memformat elemen H1 sebagai berikut:

h1 {
color: red;
text-align: left;
font-size: 8pt
}

Sementara di halaman web yang sama, di antara tag <head> ada kode CSS sbb:
h1 {
text-align: right;
font-size: 20pt
}

Perhatikan bagaimana pemformatan saling bertabrakan, dari eksternal style sheet, text-align=left sementara dari internal style sheet, text-align=right.
Dalam kasus seperti ini, maka yang akan aktif adalah kode yang lebih spesifik, dalam hal ini, internal style sheet lebih spesifik dibandingkan eksternal style sheet.
Jadi, dalam contoh di atas, kode yang akan diimplementasikan adalah sebagai berikut :
color: red;
text-align: right;
font-size: 20pt

CLASS dan ID SELECTOR
Masih ingat kan pada pelajaran syntax CSS pada bagian atas posting ini , yang di tulis adalah selector. Pada contoh-contoh di pelajaran sebelumnya, anda melihat penggunaan tag HTML sebagai selector.
Misalkan anda membuat kode CSS untuk tag <h1>. Sekarang bagaimana jika anda ingin memformat tag <h1> dengan warna / property berbeda? Misalkan, anda ingin tag <h1> di kolom kiri berwarna biru sementara tag <h1> di kolom tengah berwarna hitam.
Untuk kasus seperti ini, anda bisa menggunakan Class selector dan ID selector.

Class Selector

Class selector adalah penggabungan beberapa properties yang digunakan lebih dari satu kali.
Cara penulisan Class Selector:

.nama-class {property:value;}

Untuk menempelkan class ke dalam tag HTML:
taghtml.nama-class {Property:value;}

Perhatikan tanda titik di setiap awal nama Class. Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML anda menggunakan tag <div class=nama-class> dan di akhiri dengan tag </div>.
Contoh:
Penulisan kode CSS:
.tengah {text-align:center;}
p.tengah {color:red;}
h1.kiri {color:blue;}
h1.tengah {color:black;}

Pemakaian kode CSS
<div class=tengah>
<p>Teks tengah akan berwarna merah.</p>
<h1 > Tag H1 tengah akan berwarna hitam</h1>
</div>
<h1 class=kiri>Tag H1 kiri akan berwarna biru</h1>

Hasilnya jika di jalankan pada browser adalah :

Teks tengah akan berwarna merah.

Tag H1 tengah akan berwarna hitam

Tag H1 kiri akan berwarna biru

ID Selector

ID Selector mirip dengan Class selector. Untuk membedakannya, gunakanlah ID selector untuk memformat bagian yang hanya muncul satu kali dalam satu halaman web, misalnya untuk memformat bagian menu / sidebar.
Cara penulisan ID Selector:

#nama-ID {property:value;}

Untuk menempelkan ID selector ke dalam tag HTML:
taghtml#nama-ID {Property:value;}

Perhatikan tanda # di setiap awal nama ID. Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML anda menggunakan tag <div id=nama-ID> dan di akhiri dengan tag </div>.

CSS Font Family

CSS dapat memformat font dengan berbagai macam cara mulai dari pengaturan tipe font, ukuran, dll. Saya akan coba bahas satu per satu ya.

1. CSS Font Family

Kalau anda biasa menggunakan ms word atau aplikasi lainnya dimana anda bisa merubah jenis / tipe font, pasti anda sudah mengenal nama-nama font seperti: arial, verdana, times new roman dll. Nah kalau di CSS kita sebut tipe font ini Font Family.
Cara penulisan:
property -> font-family
value -> nama-nama font, disarankan menggunakan hanya nama-nama font default
Contoh penulisan:

h1 {
font-family: verdana;
}
h2 {
font-family: “times new roman”;
}

Hasilnya jika dijalankan di browser :

Ini adalah Heading 1 (H1) menggunakan font Verdana

Ini adalah Heading 2 (H2) menggunakan font Times New Roman


2. CSS Font Variant

Properti font variant digunakan untuk menampilkan font dalam huruf kapital kecil. Jadi semua huruf non kapital akan berubah menjadi huruf kapital, tetapi ukuran nya tetap sama. Perlu diketahui, tidak semua jenis font dapat menggunakan properti ini.
Cara penulisan:
property -> font-variant
value -> small-caps
Contoh penulisan:

h1 {
font-size: 14px;
font-variant: small-caps;
}

Hasilnya jika dijalankan pada browser :

Ini adalah Heading 1 (H1) menggunakan properti font variant




Sekian dulu ya tutorial CSS dari saya ,, dah pegal tangan ini ngetiknya , hehehe . Jangan lupa share atau komentarnya ya . Salam sukses bagi para programer.
READ MORE
" BANTU SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE SAYA, AGAR SAYA MEMBUAT VIDEO TUTORIAL SETIAP POSTINGAN BLOG INI DAN MASIH BANYAK LAGI YANG BISA SAYA BAGIKAN UNTUK SOBAT-SOBAT SEKALIAN. TERIMAKASIH SEBELUMNYA "


Beautifull Form dr.emi with CSS web desain grafisHai sahabat setia blog ini, kali ini saya akan membagikan tutorial css untuk membuat form website kita terlihat cantik dan elegant. dalam hal ini saya mengasumsikan bahwa anda-anda sebelumnya sudah tahu atau minimal sudah pernah mendengar apa itu css. Hampir seluruh website sekarang ini sudah menggunakan CSS untuk mempercantik tampilan website mereka. Apa sih keunggulan CSS ?? pasti anda bertanya demikian ,

Keunggulan CSS adalah dengan css tampilan website kita menjadi indah simpel dan enak dipandang mata, dan yang paling utama adalah website kita tidak akan berat. berat berarti saat dibuka dalam jendela browser, loadingnya tidak akan terlalu lama atau sangat ringan.


Berikut Code CSS nya yang telah dipadukan dengan HTML :

<style type=”text/css”>
<!–
body,td,th {
font-family: Trebuchet MS;
font-size: 11px;
color: #333333;
}
body {
background-color: #FFFFFF;
margin-left: 20px;
margin-top: 20px;
margin-right: 0px;
margin-bottom: 0px;
}
a:link {
color: #0099FF;
text-decoration: underline;
}
a:visited {
text-decoration: underline;
color: #0099FF;
}
a:hover {
text-decoration: none;
color: #009900;
}
a:active {
text-decoration: underline;
color: #0099FF;
}
#OrangeWhiteBox {
background-color:#FFFBF2;
padding: 5px;
margin-bottom:5px;
border:2px solid #FFE9D2;
width:550px;
}
#GreyWhite {
background-color: #FBFBFB;
padding: 5px;
margin-bottom:5px;
border:2px solid #F4F4F4;
width:550px;
text-align:center;
}
/* Design by ivan */
#formM { margin:0px;padding-left:20px;padding-bottom:20px;}
#formM h1 { padding-left:72px;padding-top:10px; font-size:18px;padding-bottom:10px; color:#990000; }
#formM p { padding-left:72px;padding-top:10px; font-size:11px;padding-bottom:10px; }
#formM .inputM{
border:1px solid #C0C0C0;
color:#666666;
background:url(beautifull-form.gif) 0 0 repeat-x; /*support IE, FF*/
height:26px;
font-size:16px;
}
#formM .textareaM{
border:1px solid #C0C0C0;
color:#666666;
font-size:16px;
}
#formM label{
display:block;
margin-bottom:10px;
color:#666666;
}
#formM label span{
display:block;
float:left;
padding-right:6px;
width:70px;
text-align:right;
font-weight:bold;
font-size:16px;
}
#formM .spacer{margin-left:80px;
margin-bottom:10px;
font-size:11px;
color:#555555;
}
#formM .buttonM{
background:url(coklat.gif) 0 0 no-repeat;
border:1px solid #3b6e22;
height:26px; width:100px;
color:#FFFFFF;
font-size:14px;
text-decoration:none;
font-weight:bold;
}
.spacerA { clear:both; height:20px; margin:0px; padding:0px; }
–>
</style>

Sekarang mari kita buat formnya berdasarkan style css diatas:


<div id=”OrangeWhiteBox”>
<div id=”formM”>
<h1>Kumpulan Tutorial Website </h1>
<form id=”form1″ name=”form1″ method=”post” action=”">
<label><span>Nama </span>
<input name=”name2″ type=”text” class=”inputM” id=”name2″ value=”Ivan silalahi” size=”20″ />
</label>
<label><span>E-Mail </span>
<input name=”name” type=”text” class=”inputM” id=”name” value=”ivan@email.com” size=”20″ />
</label>
<label><span>No. HP </span>
<input name=”name” type=”text” class=”inputM” id=”name” value=”081368756432″ size=”20″ />
</label>
<label><span>Website</span>
<input name=”name” type=”text” class=”inputM” id=”name” value=”http://” size=”41″/>
</label>
<label><span>Komentar</span>
<textarea cols=”38″ rows=”5″ class=”textareaM”>Selamat datang di kumpulan tutorial website</textarea>
</label>
<label>
<div class=”spacer”><input type=”submit” name=”Submit” value=”Kirim” class=”buttonM”/>
</label>
</div>
</form>
</div>
</div>

Jika dijalankan pada browser, hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini :

Beautifull Form dr.emi with CSS web desain grafis

Anda Bisa downloadnya di :  Download disini
Sekian dan terimakasih.

READ MORE